Ini 6 Penyebab Penyakit Ayam Ngorok Yang Wajib Anda Tahu

penyebab penyakit ayam ngorok
Ini 6 Penyebab Penyakit Ayam Ngorok Yang Wajib Anda Tahu - Sabung Ayam Online

Sabung Ayam Online – Ini 6 Penyebab Penyakit Ayam Ngorok Yang Wajib Anda Tahu. Penyakit ayam ngorok adalah salah satu penyakit yang kerap menghinggapi ayam bangkok serta ayam ternak jenis lain. Berbagai jenis unggas, termasuk ayam bangkok aduan memang rentan terserang penyakit ngorok. Bahkan ayam liar seperti ayam hutan atau ayam alas juga bisa terkena penyakit ini.

Pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan tentang penyebab penyakit ayam ngorok. Pengetahuan penyebab dari penyakit ayam ngorok ini sangat penting. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat melakukan pencegahan serta pengobatan penyakit ayam ngorok ini dengan benar.

Penyebab Penyakit Ayam Ngorok

Pada umumnya ngorok terjadi karena terdapat lendir yang menyumbat saluran pernapasan pada ayam bangkok mulai dari lubang hidung sampai kerongkongan. Lendir ini bisa ada karena saluran pernafasan ayam terinfeksi bakteri. Cukup banyak bakteri yang bisa menyebabkan lendir itu, di antaranya : ILT, Snot, Korisa, Chronic Respiratory Disease (CRD), IB, ND, serta AI. Selain menyebabkan ngorok, lendir juga bisa membuat ayam bersin – bersin.

Kasus ayam ngorok yang paling sering terjadi adalah yang disebabkan oleh bakteri CRD. Karena itu pada kesempatan kali ini kami akan lebih menekankan pada cara mengatasi ayam ngorok akibat infeksi bakteri ini.

Cara Mencegah Infeksi dari Bakteri CRD, Penyebab Penyakit Ayam Ngorok

Bakteri CRD adalah bakteri yang bisa menghidrolisis asam di saluran pernafasan berbagai jenis unggas, kemudian menjadikannya semacam lendir yang sangat mengganggu. Bakteri CRD biasanya mudah ditemui di sekitar peternakan ayam potong. CRD bisa menyerang ayam di semua usia mulai dari ayam yang masih muda sampai yang telah dewasa.

Untuk mengatasi infeksi bakteri CRD, para pehobi ayam bangkok disarankan untuk mempraktikan beberapa tips yang bisa mencegah perkembangan bakteri ini di area kandang. Serta meminimalkan risiko terjadi kontak antara ayam peliharaan dengan tempat – tempat yang menjadi rumah bakteri ini. Tipsnya seperti dibawah ini.

1. Lakukan Karantina Pada Ayam Yang Sakit

Sebaiknya ayam yang sakit dipisahkan dari ayam yang sehat. Bakteri penyebab ayam ngorok merupakan jenis bakteri yang mudah menular. Meletakkan ayam sakit ngorok ke dalam kelompok ayam sehat, maka akan membuat ayam sehat di dalam kelompok itu tertular penyakit ngorok. 20 meter adalah jarak yang disarankan untuk memisahkan ayam yang sakit dengan yang sehat

2. Lakukan Pengaturan Kandang

Bagi para pembudidaya ayam, kandang adalah salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian lebih. Khususnya ayam bangkok membutuhkan kandang yang mempunyai desain tinggi. Meletakkan ayam di satu kandang sempit akan membuat ayam berebut oksigen dan menigkatkan peluang timbulnya masalah ayam ngorok.

3. Lakukan Pengaturan Pakan

Jenis makanan yang tak sesuai dengan usia ayam akan memicu masalah di sistem pernafasannya sehingga meningkatkan resiko timbulnya penyakit ngorok. Karena itu pastikan jenis makan yang akan Anda berikan.

4. Sanitasi Kandang Ayam Bangkok

Kandang ayam yang bersih akan membuat ayam Anda terhindar dari penyakit. Bersihkan kandang ayam secara rutin, terutama dari kotorannya supaya bakteri CRD tidak tinggal disana. Seperti yang diketahui, bakteri CRD merupakan jenis bakteri yang cepat berkembang di lingkungan yang kaya akan amoniak seperti kotoran ayam.

5. Pengarungan Ayam Aduan

Kondisi cuaca yang ekstrim ketika musim hujan akan meningkatkan risiko ayam kita terserang penyakit ngorok. Karena itu, ketika cuaca sedang tidak bagus (terutama saat malam hari), karungi ayam Anda supaya bakteri tak masuk lewat pernafasannya. Pengarungan ayam juga bermanfaat mencegah jenis penyakit lain seperti flu burung.

Demikianlah penjelasan kami tentang penyebab penyakit ngorok ayam serta tips untuk mencegahnya. Pencegahan memang perlu untuk dilakukan, tapi jika ayam kita sudah terkena, langkah – langkah itu tentu tak akan membuahkan hasil. Yang harus kita lakukan adalah tindakan pengobatan.

Baca Juga :