Kemenangan Ayam Laga Ditentukan oleh Ayam atau Pemilik ??

Kemenangan-Ayam-Laga-Ditentukan-oleh-Ayam-atau-Pemilik

Agen Sabung Ayam | Taruhan Sabung Ayam | Bandar Sabung Ayam Online Terpercaya | Sabung Ayam Online | Promo Sabung Ayam | Judi Sabung Ayam | Ayam Bangkok | Sabung Ayam Live | Bonus Sabung Ayam

Judi Ayam Sabung – Kemenangan Ayam Laga Ditentukan oleh Ayam atau Pemilik ?? Menurut sebagian besar pehobi ayam laga dan mungkin saja termasuk Anda, menang atau kalahnya ayam petarung tergantung dari ayamnya.

Padahal menang dan kalah itu malah tergantung orangnya atau pemilik dari si ayam. Karena menang ataupun kalah merupakan tujuan dari manusianya, bukan ayamnya. Ayam hanya objek atau alat yang mengikuti nalurinya untuk bertarung. Ayam tak peduli seberapa besar kemampuan yang dimiliki dalam bertarung, tak peduli apakah ia sedang dalam kondisi fit atau tidak, apakah lawannya berjalu lebih tajam, apakah lawannya lebih besar, lebih tua ataupun lebih tinggi.

Ayam hanya melakukan tugasnya sebagai petarung sejati. Kemenangan dipengaruhi oleh banyak faktor. Bukan semata-mata fakotr ayamnya saja.

Maka untuk meminimalisir kemungkinan kalah, sudah selayaknya pemilik ayam harus memperhatikan :

1. Memilih ayam aduan yang bagus dan berkualitas.
2. Dilatih dan dirawat sampai 100% fit dan siap adu.
3. Sebisa mungkin cari lawan yang lebih lemah, minimal sepadan.
4. Pakai botoh yang berpengalaman.

Jadi, soal menang ataupun kalah sebagian besar berkaitan erat dengan diri kita sendiri sebagai pemilik/perawat ayam.

Jika kalah, jangan pernah menyalahkan ayam yang kita gunakan untuk meraih tujuan kemenangan itu. Karena ayam yang kita gunakan telah berusaha semaksimal mungkin dan mempertaruhkan nyawanya demi kemenangan yang menjadi tujuan kita.

Memang benar faktor genetik itu merupakan modal utama untuk meraih kemenangan. Ayam aduan yang bukan turunan juara, struktur tulang dan gaya tarung yang buruk mau dilatih bagaimanapun akan sangat sulit mengalahkan ayam yang turunannya lebih baik (sama-sama dalam keadaan terlatih), pelatih hanya memaksimalkan kelebihannya saja.

Pernyataan itu sebenarnya kembali lagi pada pemiliknya. Kalau kita menggunakan ayam dengan faktor genetik yang buruk dan gaya tarungnya buruk, sudah pasti akan kalah.

Lalu, apakah kekalahan itu kesalahan dari si ayam?

Ini tetap saja salah manusianya. Mengapa ia memakai ayam yang jelek?

Kalau ingin menang maka pilihlah ayam yang kualitasnya bagus, karena kita yang memilih ayam aduan bukan ayam aduan yang memilih kita.

Intinya, kunci kemenangan dipegang sepenuhnya oleh pemiliknya.

Faktor manusia lebih dominan serta berpengaruh terhadap kemenangan seekor ayam aduan. Seringkali karena emosi seorang pehobi ayam tak bisa mengendalikan dirinya sehingga menjadi gegabah saat mencari tandingan. Bahkan terkadang juga mengesampingkan kondisi ayam aduan yang belum prima tetapi dipaksa turun arena. Jika sudah demikian sebagus-bagusnya seekor ayam juga performanya akan tidak optimal. Dan jika kalah maka sebenarnya bukan karena ayam aduannya yang jelek melainkan pemiliknya yang salah dan paling bertanggung jawab atas kekalahan itu. Jika ingin awet bermain sabung ayam harus bisa meredam emosi. Karena ketika diarena karena banyak suara-suara yang sering menggelitik dan menguji emosi kita sehingga membuat kita ceroboh dan takabur.

Baca Juga :

Tips Pemberian Pakan Ayam Bangkok Berkualitas Berdasarkan Usia Ayam

Mengungkap Sejarah Ayam Bangkok Aduan di Dunia

Inilah 10 Ras Ayam Laga yang Paling Hebat Untuk Kompetisi Sabung