Perbedaan Antara Ayam Jalu dan Ayam Pukul yang Perlu Anda Ketahui

Perbedaan-Antara-Ayam-Jalu-dan-Ayam-Pukul-yang-Perlu-Anda-Ketahui-min
Perbedaan Antara Ayam Jalu dan Ayam Pukul yang Perlu Anda Ketahui

Agen Sabung Ayam | Taruhan Sabung Ayam | Bandar Sabung Ayam Online Terpercaya | Sabung Ayam Online | Agen Judi Sabung Ayam Terpercaya | Judi Sabung Ayam | Ayam Bangkok | Sabung Ayam Live

Judi Ayam Sabung – Perbedaan Antara Ayam Jalu dan Ayam Pukul yang Perlu Anda Ketahui. Ayam Jalu atau biasa disebut dengan ayam taji merupakan ayam yang mempunyai sebilah senjata yang berada pada kaki tepat di atas jari ayam tersebut. Jenis ayam jalu / taji tak begitu berbeda dengan ayam petarung lainnya. Ketentuan ayam petarung agar disebut ayam pukul jalu adalah pada saat ayam tersebut medal (mukul) lawan menggunakan senjatanya itu (jalu/taji). Memilih ayam jalu sama seperti dengan memilih ayam petarung pada umumnya, hanya saja ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan seperti:

– Sisiknya yang rapih, kering serta mempunyai baris 3 lebih diutamakan dalam memilih ayam jalu atau taji. Ini menandakan kalau ayam itu memiliki pukulan yang keras.
– Jalunya berwarna hitam tidak putih (jarang). Panjang atau besar kecilnya ideal saja karena relatif, tergantung pada struktur serta bobot ayam tersebut.
– Jalu berada dekat dengan jari samping dan searah dengan jari. Itu menandakan ayam sering menggunakan senjatanya dalam menghabisi lawan.
– Selebihnya hanya tinggal menentukan struktur fisik ayam aduan (jengger, wajah, tulangan, kepala belah pinang, bulu disekitar wajah ayam jangan ngadeg/berdiri karena menandakan ayam yang kurang berani).

Ayam Pukul

Sedangkan ayam bangkok yang tak memiliki jalu atau taji, hanya berupa benjolan di bagian jalu atau taji yang biasa disebut dengan ayam bangkok burus (tak berjalu atau bertaji) versi jawa. Ayam jenis ini biasanya disebut juga dengan ayam pukul, sebenarnya tidak begitu berbeda, yang membedakan hanya ayam yang memukul pakai parang dengan ayam yang memukul pakai kepalan. Memang begitu saja, tetapi yang memakai parang pasti ada yang mahir juga ada yang tidak, nah kriteria yang mahir adalah seperti penjelasan diatas.

Sedangkan ayam pukul dengan kepalan tentu sudah memiliki dasar karena sudah menjadi kebiasaan maka ayam tipe seperti ini relatif memiliki ketepatan dalam memukul dan menjatuhkan lawannya. Itu tergantung dari pola tipe ayam dan struktur fisiknya. Agar mempunyai tenaga yang ekstra biasanya ayam jalu diberikan pakan gabah merah atau gabah biasa dengan dicampur sedikit beras merah. Jangan memberi pakan beras merah terlalu banyak melainkan gabahnya yang harus lebih banyak dengan perbandingan 3:1 (gabahnya 3kg beras merahnya 1kg).

Tahap pelatihan ayam pukul dan ayam jalu pada dasarnya sama saja. Untuk menyiapkannya dalam pertarungan tak harus menunggu 9, 10, 11 bulan. Tetapi pada kesiapan dan pemeliharaan (teknik dari masing-masing orang dalam memelihara ayam aduan juga menentukan). Pada saat sudah siap untuk bertarung ayam pukul maupun ayam
jalu biasanya memilih musuh dengan cara tandingan (seumur, satu postur, dll).

Baca Juga :

Trik Jitu Meruncingkan Jalu Ayam Petarung

Inilah Jenis Pakan Yang Bagus Untuk Ayam Palung

Kenali Kelebihan dan Ciri Ayam Pama Malow Krawing